Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan perubahan besar terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memperoleh, mengolah, menyampaikan, dan mengevaluasi pengetahuan. Kehadiran AI mendorong perlunya peninjauan kembali terhadap teori pendidikan kontemporer serta hubungan antara guru, peserta didik, pengetahuan, dan proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan menganalisis perubahan teori pendidikan di era AI, mengkaji perubahan peran guru dan peserta didik, serta merumuskan pembelajaran yang tetap berorientasi pada nilai kemanusiaan, berpikir kritis, etika, dan prinsip pedagogis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kepustakaan dengan menganalisis buku, artikel jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan berbagai sumber relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI mendorong pergeseran pendidikan dari pola transfer pengetahuan menuju pembelajaran yang menekankan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, literasi digital, dan kemampuan mengelola informasi. Guru berperan sebagai fasilitator, pembimbing, dan pengarah etika, sedangkan peserta didik menjadi pembelajar aktif yang mampu menggunakan AI secara kritis dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026