Fenomena tawuran pelajar masih menjadi persoalan serius dalam dunia pendidikan karena mencerminkan lemahnya pengendalian diri, rendahnya kesadaran moral, serta kurang optimalnya pembinaan karakter peserta didik di lingkungan sekolah. Permasalahan ini juga terjadi di SMK Ganesa Depok, sehingga diperlukan strategi preventif dan kuratif yang berbasis pendidikan karakter. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penguatan pendidikan karakter dalam mencegah dan menangani tawuran pelajar di SMK Ganesa Depok. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan siswa, observasi aktivitas sekolah, serta analisis dokumen pendukung yang relevan. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pendidikan karakter yang diintegrasikan dalam pembelajaran, keteladanan pendidik, budaya sekolah, dan pembinaan siswa berperan penting dalam menekan perilaku tawuran dengan menumbuhkan nilai disiplin, tanggung jawab, empati, dan pengendalian diri. Meskipun demikian, efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga dan pergaulan siswa di luar sekolah. Kesimpulannya, pendidikan karakter merupakan pendekatan strategis dalam pencegahan dan penanganan tawuran pelajar apabila dilaksanakan secara konsisten dan kolaboratif. Oleh karena itu, disarankan adanya penguatan sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat guna mendukung keberlanjutan pembinaan karakter peserta didik
Copyrights © 2026