Studi ini dilaksanakan untuk membandingkan hasil belajar geografi antara siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup dan siswa yang diajar secara konvensional, dan antara siswa bergaya kognitif field-independent dan siswa yang bergaya kognitif field-dependent yang menggunakan desain eksperimental. Studi ini menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan menggunakan pembelajaran kooperatif tipe investigasi grup memperoleh skor signifikan lebih tinggi dalam bidang geografi dari pada siswa yang diajar secara konvensional. Lagi pula, siswa dengan gaya kognitif field-independent ternyata memperoleh skor signifikan lebih tinggi dari pada siswa dengan gaya kognitif field-dependent. Akan tetapi, studi tersebut tidak menunjukkan pengaruh interaksional dari model pembelajaran dan gaya kognitif terhadap hasil belajar siswa.
Copyrights © 2010