Jurnal SENI MUSIK
Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal SENI MUSIK

Evaluasi Dampak yang Dirasakan Mahasiswa Conservatory of Music UPH dalam Pelaksanaan Pertunjukan Musik Virtual [Evaluation of the Impact Perceived by UPH Conservatory of Music Students in the Implementation of Virtual Music Performances]

Janice Evelyn Limoko (Universitas Pelita Harapan)
Olivia Evelin Sundari (Universitas Pelita Harapan)



Article Info

Publish Date
31 Oct 2025

Abstract

Musical performance is a musical activity that is performed in a public situation, consisting of the physical presence of musicians and audience where both parties share mutual musical experiences in the same space when the show is being performed (Gracyk, 1997). However, since the COVID-19 pandemic hit Indonesia, onsite performances have been forced to shift into virtual performances. This has resulted in the lack of musician’s physical presence and interaction with the audience. This sudden change has confused musicians in implementing their music. The qualitative method with a phenomenological study approach was used for this research. An online survey was conducted with active students of Conservatory of Music UPH as respondents of this study. Data from an online survey was then processed into coding tables, analyzed, and interpreted. The results showed that the phenomenon of implementing virtual music performances has caused several negative and positive impacts for musicians. The negative impact of the implementation of virtual performances was classified into several factors, included: physical absence, motivational, psychological, and technical factors. Whereas, the positive impacts included: better personal encouragement, in-depth evaluation, and new experiences in music-making.   Bahasa Indonesia Abstract: Pertunjukan musik merupakan aktivitas musik yang ditampilkan di depan umum oleh penampil kepada audiens, yang terdiri dari kehadiran fisik pemusik dan audiens di mana keduanya saling berbagi pengalaman musik dalam satu ruang yang sama pada saat pertunjukan sedang ditampilkan (Gracyk, 1997). Namun semenjak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, pertunjukan onsite dengan terpaksa dilaksanakan secara virtual sehingga keberadaan fisik pemusik dan audiens menjadi terpisah. Perubahan sifat pertunjukan dari langsung menjadi virtual terjadi dengan sangat mendadak, sehingga menimbulkan beberapa kesulitan bagi pemusik dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi. Survei daring dilakukan kepada mahasiswa aktif Conservatory of Music UPH sebagai responden dari penelitian ini. Data dari survei daring kemudian diolah ke dalam tabel coding, dianalisis dan diinterpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena pelaksanaan pertunjukan musik virtual menghasilkan dampak negatif dan positif bagi pemusik. Dampak negatif dari pelaksanaan pertunjukan virtual tergolong ke dalam beberapa faktor meliputi: faktor ketidakhadiran fisik, faktor motivasi, faktor psikologis dan faktor teknis pelaksanaan pertunjukan. Dampak positif dari pelaksanaan pertunjukan tergolong ke dalam beberapa faktor meliputi: dorongan pribadi untuk menjadi lebih baik, melakukan evaluasi secara mendalam, dan terciptanya pengalaman baru dalam bermusik.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JSM

Publisher

Subject

Description

Jurnal SENI MUSIK is a scholarly journal published by the Conservatory of Music, University of Pelita Harapan. This journal aims to accommodate any scientific articles about music, music performance and history, audio and recording, music industry, music composition analysis, music therapy, and ...