Perkembangan teknologi digital telah memberikan dampak besar terhadap sistem akuntansi, khususnya dalam proses rekonsiliasi akuntansi dan pengakuan pendapatan pada sektor e-commerce. Kompleksitas transaksi digital seperti diskon, retur, serta metode pembayaran variatif menuntut akuntansi yang akurat dan sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana PT Agrinesia Raya menerapkan PSAK 115 dalam mengelola pengakuan pendapatan dan proses rekonsiliasi piutang secara sistematis. Dengan pendekatan studi kasus dan metode kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan bahwa sistem integrasi informasi akuntansi, pelatihan karyawan, serta klasifikasi pendapatan berdasarkan metode pengiriman sangat krusial dalam mencapai akurasi pelaporan keuangan. Studi ini memberikan kontribusi dalam memperkuat pemahaman penerapan PSAK 115 pada perusahaan e-commerce di Indonesia.
Copyrights © 2025