Kajian ini menelaah karakteristik sintaksis Al-Qur'an melalui analisis mendalam terhadap huruf athaf dan huruf jar pada QS. Az-Zumar: 71–73 dan QS. Thaha: 71. Dengan menggunakan pendekatan nahwu klasik yang bersumber dari tradisi linguistik Sibawaih, Ibn Jinni, Al-Jurjani, Az-Zamakhsyari, dan Ibn Hisyam, kajian ini menunjukkan bahwa setiap huruf dalam Al-Qur'an dipilih secara presisi absolut dan tidak dapat digantikan oleh huruf lain tanpa menggeser substansi makna secara fundamental. Huruf athaf seperti waw (و) dan fa (ف), serta huruf jar seperti fī (في) dan 'alā (على), masing-masing mengemban fungsi semantis yang distingtif dan konsisten. Temuan ini memperkuat argumen i'jāz lughawī Al-Qur'an, khususnya dimensi dawām al-ma'nā al-harfī — konsistensi makna huruf sebagai sistem linguistik yang sempurna dan tidak tertandingi.
Copyrights © 2026