Nuriyatul Muzakiya
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Wajah Penafsiran Al-Qur’an: Dialog antara Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah Muhammad Amin Badali; Nuriyatul Muzakiya; Lasmiati Radiah; Syaira Latifa
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v5i2.13621

Abstract

Kajian tafsir Al-Qur’an di Indonesia menunjukkan perkembangan yang dinamis, terutama melalui munculnya karya-karya tafsir kontemporer seperti Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah. Artikel ini bertujuan memetakan titik temu dan titik lain antara keduanya, dengan menelaah metode penafsiran, pola pendekatan, serta karakter hermeneutik yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui kajian kepustakaan dengan menganalisis sumber primer berupa kedua tafsir tersebut, serta literatur pendukung dari buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir memiliki kesamaan dalam relevansi sosial, penggunaan warisan klasik, serta komitmen terhadap moderasi, namun berbeda dalam gaya bahasa, ekspresi metodologis, dan kedalaman refleksi kontekstual. Tafsir Kemenag lebih sistematis dan institusional, sedangkan al-Mishbah lebih personal, komunikatif, dan humanis. Temuan ini penting sebagai kontribusi untuk memperkuat pemahaman terhadap keragaman tafsir Indonesia serta mengembangkan pendekatan penafsiran yang lebih menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern
Karakteristik Sintaksis Al-Qur'an: Studi Analisis Huruf Athaf dan Jar pada QS. Az-Zumar: 71–73 dan QS. Thaha: 71 Saparudin Arianur; Nuriyatul Muzakiya; Ahmad Arifin Alfayad; Akhmad Dasuki
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari - Juni | Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v3i1.401

Abstract

Kajian ini menelaah karakteristik sintaksis Al-Qur'an melalui analisis mendalam terhadap huruf athaf dan huruf jar pada QS. Az-Zumar: 71–73 dan QS. Thaha: 71. Dengan menggunakan pendekatan nahwu klasik yang bersumber dari tradisi linguistik Sibawaih, Ibn Jinni, Al-Jurjani, Az-Zamakhsyari, dan Ibn Hisyam, kajian ini menunjukkan bahwa setiap huruf dalam Al-Qur'an dipilih secara presisi absolut dan tidak dapat digantikan oleh huruf lain tanpa menggeser substansi makna secara fundamental. Huruf athaf seperti waw (و) dan fa (ف), serta huruf jar seperti fī (في) dan 'alā (على), masing-masing mengemban fungsi semantis yang distingtif dan konsisten. Temuan ini memperkuat argumen i'jāz lughawī Al-Qur'an, khususnya dimensi dawām al-ma'nā al-harfī — konsistensi makna huruf sebagai sistem linguistik yang sempurna dan tidak tertandingi.