Belajar merupakan suatu proses yang akan mengakibatkan perubahan dalam diri individu yang belajar. Perubahan tersebut bisa berupa tingkah laku yang ditimbulkan melalui latihan atau pengalaman. Belajar dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan atau usaha yang disadari untuk meningkatkan kualitas kemampuan atau tingkah laku dengan menguasai sejumlah pengetahuan, keterampilan, nilai, dan sikap. Jurnal ini ditulis dengan pendekatan kualitatif dengan menggunakan pengumpulan data melalui studi literatur, dengan mencari kajian pustaka yang komprehensif baik secara offline melalui sumber pustaka buku maupun secara online melalui pencarian di internet, teori belajar menurut Islam dan Psikologi. Maka dari hasil jurnal ini dapat disimpulkan bahwa teori-teori belajar dikembangkan oleh para ahli psikologi dan dipraktekkan tidak langsung kepada manusia di sekolah, melainkan menggunakan percobaan kepada binatang. Mereka beranggapan bahwa hasil percobaannya akan dapat diterapkan pada proses belajar mengajar untuk manusia. Secara garis besar aspek belajar dalam Islam dapat dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: a) aspek teori belajar akhlaq, b) aspek teori belajar fikr (berpikir) c) aspek teori belajar insaniyyah (humanisme).
Copyrights © 2024