Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman jemaat masa kini terhadap doktrin pembenaran oleh iman dalam terang ajaran Martin Luther, serta menawarkan pendekatan baru yang relevan di era Gereja Masa kini. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan anggota jemaat dari berbagai generasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian jemaat telah menangkap esensi anugerah Allah dalam Kristus, pemahaman teologis tentang pembenaran masih terbatas dan cenderung praktis. Ketegangan antara iman dan perbuatan masih muncul, terutama dalam konteks spiritualitas performatif masa kini. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan naratif, eksistensial, dan digital dalam pengajaran doktrin iman untuk menjembatani kesenjangan pemahaman lintas generasi serta memperdalam penghayatan akan kasih karunia Allah yang membebaskan.
Copyrights © 2025