Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi
Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teologi

Makna Teologis Frasa ‘Roh TUHAN Telah Mundur dari pada Saul’ (1 Samuel 16:14): Suatu Kajian Eksegetis dan Implikasinya bagi Kepemimpinan Kristen Masa Kini

YULIONO EVENDI (STTK SINTANG KALBAR)
Agustina Ace Wagena (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Jun 2025

Abstract

Frasa “Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul” (1 Samuel 16:14) mencerminkan realitas teologis yang mendalam tentang keterkaitan antara ketaatan manusia dan keberlanjutan kehadiran Allah dalam kehidupan seorang pemimpin rohani. Penelitian ini berupaya mengungkap makna teologis dari frasa tersebut melalui kajian eksegetis terhadap teks Ibrani dan konteks naratif Kitab 1 Samuel. Pendekatan yang digunakan ialah analisis eksegetis-hermeneutis dengan mempertimbangkan dimensi historis, linguistik, dan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepergian Roh TUHAN dari Saul bukan sekadar pengalaman spiritual pribadi yang tragis, tetapi juga menandakan penarikan mandat ilahi atas kepemimpinan yang tidak lagi berjalan dalam ketaatan. Secara teologis, peristiwa ini menegaskan bahwa karya Roh Allah bersifat dinamis dan berhubungan erat dengan kesetiaan, kerendahan hati, serta keterbukaan untuk dipimpin oleh Tuhan. Temuan ini memberi pelajaran penting bagi kepemimpinan Kristen masa kini, yaitu bahwa keberhasilan pelayanan bergantung pada integritas rohani dan ketaatan kepada kehendak Allah.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

KHATULISTIWA

Publisher

Subject

Description

Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi adalah jurnal ilmiah yang memusatkan perhatian pada pengkajian dalam bidang Pendidikan Teologi dan Pendidikan Agama Kristen. Jurnal ini menerima artikel dari dosen, guru agama, mahasiswa, dan peneliti yang berupa hasil penelitian, kajian teoritis, maupun hasil ...