YULIONO EVENDI
STTK SINTANG KALBAR

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kepemimpinan Pelayanan dalam Yohanes 13:1-20 dan Implikasinya terhadap Profesionalisme Guru Pendidikan Agama Kristen Masa Kini YULIONO EVENDI
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the meaning of servant leadership as demonstrated by Jesus in John 13:1- 20 and its relevance to enhancing the professionalism of Christian Religious Education (CRE) teachers in the present context. Employing a qualitative method through a biblical-exegetical approach combined with literature review, the study reveals that Jesus’ act of washing His disciples’ feet embodies humility, sacrifice, and love—the core elements of servant leadership. These values play a crucial role in shaping the character, work ethic, and competencies of CRE teachers. Beyond mastering subject matter, CRE teachers are expected to exemplify integrity, empathy, and commitment in guiding students toward spiritual maturity and Christian character development. The study recommends the integration of Jesus’ servant leadership principles into CRE teacher education and training, as well as their consistent application in daily teaching, thereby fostering a holistic professionalism that encompasses academic, spiritual, and ethical dimensions.
Makna Teologis Frasa ‘Roh TUHAN Telah Mundur dari pada Saul’ (1 Samuel 16:14): Suatu Kajian Eksegetis dan Implikasinya bagi Kepemimpinan Kristen Masa Kini YULIONO EVENDI; Agustina Ace Wagena
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Frasa “Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul” (1 Samuel 16:14) mencerminkan realitas teologis yang mendalam tentang keterkaitan antara ketaatan manusia dan keberlanjutan kehadiran Allah dalam kehidupan seorang pemimpin rohani. Penelitian ini berupaya mengungkap makna teologis dari frasa tersebut melalui kajian eksegetis terhadap teks Ibrani dan konteks naratif Kitab 1 Samuel. Pendekatan yang digunakan ialah analisis eksegetis-hermeneutis dengan mempertimbangkan dimensi historis, linguistik, dan teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepergian Roh TUHAN dari Saul bukan sekadar pengalaman spiritual pribadi yang tragis, tetapi juga menandakan penarikan mandat ilahi atas kepemimpinan yang tidak lagi berjalan dalam ketaatan. Secara teologis, peristiwa ini menegaskan bahwa karya Roh Allah bersifat dinamis dan berhubungan erat dengan kesetiaan, kerendahan hati, serta keterbukaan untuk dipimpin oleh Tuhan. Temuan ini memberi pelajaran penting bagi kepemimpinan Kristen masa kini, yaitu bahwa keberhasilan pelayanan bergantung pada integritas rohani dan ketaatan kepada kehendak Allah.
Urgensi Penelitian dalam Oikonomia Pelayanan Gereja: Analisis atas Kemajuan Gereja Kemah Injil Indonesia Daerah Sintang, Kalimantan Barat YULIONO EVENDI; Priskila Devi; Kristian Welly
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah urgensi penelitian dalam oikonomia pelayanan gereja, dengan fokus pada Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) daerah Sintang, Kalimantan Barat. Penelitian diposisikan sebagai instrumen teologis sekaligus strategis yang berperan dalam memperkuat tata kelola pelayanan gereja. Melalui pendekatan analisis kualitatif, penelitian ini menyoroti bagaimana riset dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan pelayanan, baik dalam aspek teologis, pastoral, maupun organisatoris. Hasil kajian menunjukkan bahwa penelitian tidak hanya berfungsi sebagai sarana akademis, tetapi juga sebagai landasan praktis untuk merumuskan strategi pelayanan yang relevan dengan konteks lokal. Dengan demikian, penelitian menjadi bagian integral dari oikonomia gereja yang mendukung kemajuan pelayanan GKII Sintang dalam menghadapi tantangan zaman.
Kontekstualisasi Khotbah dalam Gereja melalui Penggunaan Bahasa Daerah: Studi Kasus pada GKII Listra Kebarau Kayan Hulu di Masyarakat Dayak Kebahan YULIONO EVENDI
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kontekstualisasi khotbah melalui penggunaan bahasa daerah dalam pelayanan gereja, khususnya di GKII Listra Kebarau Kayan Hulu pada masyarakat Dayak Kebahan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan jemaat untuk menerima firman Tuhan secara lebih dekat dengan budaya dan bahasa yang mereka pahami. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah dalam khotbah meningkatkan pemahaman jemaat, memperkuat identitas budaya, serta memperdalam keterlibatan spiritual. Kontekstualisasi khotbah melalui bahasa lokal juga terbukti menjadi sarana efektif untuk menjembatani teologi dengan kehidupan sehari-hari jemaat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa daerah dalam khotbah memiliki urgensi teologis dan praktis dalam oikonomia pelayanan gereja, serta mendukung peran gereja sebagai agen transformasi di tengah masyarakat Dayak Kebahan.
Peran Orang Tua sebagai Guru Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga: Studi Kasus di GKII Bukit Sion Empaci Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang YULIONO EVENDI
Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Teologi Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Teologi
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Khatulistiwa Sintang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua sebagai guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam keluarga di GKII Bukit Sion Empaci Kecamatan Dedai Kabupaten Sintang. Keluarga dipandang sebagai pusat utama pendidikan iman, di mana orang tua memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai Kristiani sejak dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua berperan aktif dalam mengajarkan doa, membaca Alkitab, serta membimbing anak dalam kehidupan iman sehari-hari. Peran ini tidak hanya membentuk karakter rohani anak, tetapi juga memperkuat ikatan keluarga dalam iman. Namun, penelitian juga menemukan adanya tantangan, seperti keterbatasan waktu orang tua dan pengaruh budaya modern yang dapat mengurangi intensitas pendidikan iman di rumah. Pembahasan menegaskan bahwa peran orang tua sebagai guru PAK dalam keluarga merupakan bagian integral dari misi gereja untuk membangun jemaat yang berakar pada firman Tuhan. Dengan demikian, keluarga Kristen di GKII Bukit Sion Empaci menjadi wadah utama pembentukan iman anak, sekaligus memperkuat keberlanjutan pendidikan agama Kristen di tengah masyarakat.