Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi kontekstualisasi khotbah melalui penggunaan bahasa daerah dalam pelayanan gereja, khususnya di GKII Listra Kebarau Kayan Hulu pada masyarakat Dayak Kebahan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kebutuhan jemaat untuk menerima firman Tuhan secara lebih dekat dengan budaya dan bahasa yang mereka pahami. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa daerah dalam khotbah meningkatkan pemahaman jemaat, memperkuat identitas budaya, serta memperdalam keterlibatan spiritual. Kontekstualisasi khotbah melalui bahasa lokal juga terbukti menjadi sarana efektif untuk menjembatani teologi dengan kehidupan sehari-hari jemaat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bahasa daerah dalam khotbah memiliki urgensi teologis dan praktis dalam oikonomia pelayanan gereja, serta mendukung peran gereja sebagai agen transformasi di tengah masyarakat Dayak Kebahan.
Copyrights © 2024