Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan kebijakan inklusif bagi penyandang disabilitas di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman. Fokus penelitian diarahkan pada aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi dalam pelaksanaan layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas. Penelitian ini juga mengkaji berbagai kendala yang dihadapi fakultas dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang inklusif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan inklusif di FISIP Universitas Mulawarman telah berjalan, namun belum optimal. Pada aspek komunikasi, fakultas telah melakukan upaya penyampaian pemahaman mengenai pembelajaran inklusif melalui pelatihan dosen dan penyampaian informasi akademik melalui media umum. Namun, komunikasi terkait layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas masih belum dilakukan secara khusus dan terarah sehingga informasi yang diterima mahasiswa masih bersifat umum. Pada aspek sumber daya, fasilitas aksesibilitas, tenaga pendamping khusus, dan dukungan anggaran masih terbatas. Pada aspek disposisi, pihak fakultas menunjukkan sikap terbuka dan mendukung mahasiswa disabilitas, meskipun pelaksanaannya masih menyesuaikan kondisi di lapangan. Sementara itu, pada aspek struktur birokrasi, fakultas belum memiliki SOP, unit layanan disabilitas, serta aturan turunan dari universitas terkait layanan bagi mahasiswa penyandang disabilitas.
Copyrights © 2026