Transformasi pelayanan publik berbasis digital menjadi salah satu strategi yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang mengembangkan Aplikasi Tangerang Live sebagai media pelayanan publik terpadu, termasuk layanan Pajak Bumi dan Bangunan. Pemanfaatan layanan PBB melalui aplikasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kemudahan akses layanan yang belum optimal, tingkat literasi digital wajib pajak yang beragam, serta keandalan sistem yang belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan yang diterima masyarakat dan menjadi tantangan dalam mewujudkan pelayanan publik digital yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem terhadap kualitas pelayanan Tangerang Live pada layanan PBB di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 wajib pajak yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, yaitu wajib pajak yang ditemui peneliti dan bersedia menjadi responden sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan Tangerang Live. Keandalan sistem merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem masih berada pada kategori yang belum optimal. Pemerintah Kota Tangerang perlu melakukan peningkatan kualitas sistem, penyederhanaan akses layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat agar kualitas pelayanan digital dapat meningkat secara lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026