Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Sistem Informasi dan Partisipasi Politik terhadap Efektivitas Pemilihan Kepala Daerah Serentak selama Pandemi COVID-19 Afif Syarifudin Yahya; Andi Masrich; Karno Karno
Society Vol 13 No 2 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i2.940

Abstract

The COVID-19 pandemic required new approaches to organizing regional elections, highlighting the use of information systems to reduce infection risk and improve election management effectiveness. This study examines the influence of information systems and political participation on the efficacy of simultaneous regional head elections during the pandemic. A quantitative design determined a sample of 402 respondents with the Slovin formula at a 95% confidence level. Data were collected through a Likert-scale questionnaire comprising 12 indicators of information systems, 21 of political participation, and 12 of electoral effectiveness, and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with LISREL. The results show that information systems exerted a positive but statistically insignificant effect on electoral effectiveness (T-value = 0.79, below the 1.96 threshold). In contrast, political participation demonstrated a significant positive impact (T-value = 6.79), underscoring its decisive role in achieving effective election outcomes under pandemic conditions. These findings emphasize the importance of citizen engagement for sustaining democratic processes during public health crises and illustrate how digital technologies can support, but not replace, active political participation.
PENGARUH AKSESIBILITAS LAYANAN, LITERASI DIGITAL WAJIB PAJAK, DAN KEANDALAN SISTEM TERHADAP KUALITAS PELAYANAN TANGERANG LIVE DI KOTA TANGERANG PROVINSI BANTEN Luthfi Hanafi Hasan; Gatiningsih Gatiningsih; Karno Karno
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 9 (2026): 2026 September
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i9.1232

Abstract

Transformasi pelayanan publik berbasis digital menjadi salah satu strategi yang dilakukan pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kota Tangerang mengembangkan Aplikasi Tangerang Live sebagai media pelayanan publik terpadu, termasuk layanan Pajak Bumi dan Bangunan. Pemanfaatan layanan PBB melalui aplikasi masih menghadapi berbagai kendala, seperti kemudahan akses layanan yang belum optimal, tingkat literasi digital wajib pajak yang beragam, serta keandalan sistem yang belum sepenuhnya memenuhi harapan pengguna. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan yang diterima masyarakat dan menjadi tantangan dalam mewujudkan pelayanan publik digital yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem terhadap kualitas pelayanan Tangerang Live pada layanan PBB di Kota Tangerang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 wajib pajak yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling, yaitu wajib pajak yang ditemui peneliti dan bersedia menjadi responden sesuai dengan kriteria penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem baik secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelayanan Tangerang Live. Keandalan sistem merupakan variabel yang memberikan pengaruh paling dominan dibandingkan variabel lainnya. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan, literasi digital wajib pajak, dan keandalan sistem masih berada pada kategori yang belum optimal. Pemerintah Kota Tangerang perlu melakukan peningkatan kualitas sistem, penyederhanaan akses layanan, serta penguatan literasi digital masyarakat agar kualitas pelayanan digital dapat meningkat secara lebih efektif dan berkelanjutan.