Rendahnya aktivitas fisik dan kurangnya pengetahuan gizi pada kalangan pemuda menjadi isu kesehatan masyarakat yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Keterbatasan literasi gizi serta akses terhadap aktivitas fisik yang berkualitas berkontribusi pada meningkatnya risiko penyakit tidak menular, obesitas, dan penurunan kualitas hidup. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup pemuda melalui workshop olahraga beladiri dan edukasi gizi seimbang di Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan kesehatan, demonstrasi teknik beladiri, praktik aktivitas fisik terstruktur, serta edukasi gizi berbasis bahan pangan lokal. Evaluasi pretest dan posttest digunakan untuk mengukur perubahan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi sebesar 32% dan peningkatan pemahaman teknik beladiri sebesar 27%. Selain itu, terjadi peningkatan partisipasi aktif peserta serta perubahan sikap positif terhadap perilaku hidup sehat. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan terpadu yang mengombinasikan aktivitas fisik dan edukasi gizi efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan pemuda. Program ini memiliki potensi untuk direplikasi di wilayah lain dengan mempertimbangkan karakteristik demografis dan kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat.
Copyrights © 2026