Pendampingan ekspor penting bagi UKM karena ekspor menuntut kesiapan internal yang tidak selalu dimiliki pelaku usaha, khususnya pada aspek legalitas dan tata kelola. PKM ini bertujuan memperkuat kesiapan ekspor Boolao Studio, UKM fesyen–tekstil berbasis kerajinan yang mengangkat inspirasi budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif studi kasus melalui tahapan pra-kegiatan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pra-kegiatan dilakukan melalui survei awal dan wawancara tidak terstruktur untuk memetakan profil usaha serta gap kesiapan ekspor. Pelaksanaan pendampingan (Juni–Desember 2025) difokuskan pada Tahap 1 roadmap, yaitu penguatan legalitas melalui pembentukan PT Perorangan dan penataan manajemen SDM agar aktivitas operasional tidak terpusat pada owner. Evaluasi dilakukan dengan rekap sesi, validasi dokumen/artefak, dan refleksi bersama mitra. Hasil kegiatan menunjukkan isu utama berupa ketiadaan legalitas dan sentralisasi SDM, sementara pasar sudah terbentuk namun memerlukan ekspansi terukur. PKM menghasilkan rekomendasi aplikatif berupa bank dokumen ekspor, penetapan PIC administrasi, pembagian peran, job description. Penguatan fondasi organisasi ini penting sebagai prasyarat ekspansi pasar dan peningkatan skala pengiriman internasional secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026