Gangguan muskuloskeletal akibat kerja, khususnya low back pain (LBP), merupakan salah satu penyebab utama disabilitas global dan berdampak pada produktivitas pekerja. Pekerja tambak memiliki risiko tinggi mengalami LBP akibat aktivitas membungkuk, pengangkatan beban manual, serta posisi kerja statis berkepanjangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman pekerja mengenai prinsip ergonomi kerja sebagai upaya pencegahan LBP serta mendorong penerapan praktik kerja yang lebih aman di lingkungan tambak. Kegiatan dilaksanakan melalui program edukasi ergonomi kerja yang meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi teknik pengangkatan beban yang benar, pelatihan postur kerja ergonomis, dan latihan peregangan sederhana. Sebanyak 152 pekerja mengikuti kegiatan, dan 56 responden dengan data evaluasi lengkap dianalisis untuk menilai perubahan pengetahuan setelah kegiatan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pekerja mengenai prinsip ergonomi dan pencegahan LBP. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya postur kerja yang benar, pengaturan waktu istirahat, dan penerapan teknik pengangkatan beban yang aman. Secara praktis, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran keselamatan kerja serta menjadi dasar bagi perusahaan untuk mengintegrasikan edukasi ergonomi dalam program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026