Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 2 (2026): JAMSI - Maret 2026

Peningkatan Pengetahuan Peternak tentang Fasciolosis pada Sapi sebagai Penyakit Bawaan Makanan (Foodborne Disease) di Kabupaten Boyolali, Indonesia

Penny Humaidah Hamid (Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Mohammad Zainal Abidin (Universitas Gadjah Mada, Indonesia)
Yuli Yanti (Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Ahmad Pramono (Universitas Sebelas Maret, Indonesia)
Wahyu Kurniawan (Dinas Peternakan Kabupaten Boyolali, Indonesia)
Mujiyanto Mujiyanto (Badan Riset dan Inovasi Nasional, Indonesia)
April Hari Whardana (Badan Riset dan Inovasi Nasional, Indonesia)



Article Info

Publish Date
26 Mar 2026

Abstract

Fasciolosis merupakan penyakit parasit yang menginfeksi sistem hepatobilier ternak, dengan Fasciola gigantica sebagai agen penyebab di negara tropis. Prevalensi infeksi global Fasciola sp. diperkirakan mencapai 17 juta orang dari 61 negara dan 180 juta orang lainnya berisiko tertular karena berada di daerah endemik. Tujuan program pengabdian masyarakat adalah meningkatkan kesadaran peternak yang tergabung dalam Kelompok Tani Sumber Makmur II, Kabupaten Boyolali terhadap pentingnya pengendalian Fasciolosis secara komprehensif melalui pendekatan edukasi dengan bahasa yang dapat diterima masyarakat umum, dan terintegrasi dengan pemahaman siklus hidup parasit dan inang perantaranya (siput). Hasil kuesioner cross-sectional yang melibatkan 45 orang responden menunjukkan bahwa sebagian besar peternak (93,33%) tidak mengetahui bahwa cacing hati melibatkan siput sebagai inang perantara dalam siklus hidupnya. Sebanyak 22,22% peternak tidak mengetahui bahwa cacing hati bersifat menular ke manusia (zoonotik). Peternak (60%) juga mengira bahwa cacing dewasa yang ditemukan di hati yang bersifat menular dan bukan stadium larva infektif metaserkaria pada sayuran mentah. Setelah program pengabdian, peternak memahami pentingnya pengendalian fasciolosis pada hewan ternak secara lebih komprehensif ditunjukkan dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001) pada hasil kuesioner. Pemahaman peternak lebih komprehensif dalam pengendalian fasciolosis dalam memutus siklus hidup dan juga memahami risiko penularan cacing hati pada stadium infektif terhadap manusia dari konsumsi sayuran mentah. Pengabdian juga didukung dengan pengenalan ketrampilan praktis pembuat kompos dan silase untuk mendukung ketahanan pangan ramah lingkungan yang berkelanjutan.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...