Kegawatdaruratan anak sering terjadi di rumah, sementara kemampuan ibu dalam mengenali tanda bahaya dan melakukan pertolongan pertama masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan ibu dalam penanganan awal kejang demam, tersedak, dan diare berisiko dehidrasi. Kegiatan dilakukan pada 27 ibu anggota PCA Pakusari melalui pelatihan berbasis komunitas dengan tahapan edukasi interaktif, demonstrasi teknik, dan simulasi praktik. Evaluasi menggunakan pre–post test serta checklist observasi untuk menilai aspek kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pelatihan, dan 81,5% peserta mampu melakukan ≥80% langkah pertolongan pertama dengan benar saat simulasi. Peserta juga menjadi lebih percaya diri dan siap menghadapi kondisi darurat anak. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kapasitas ibu sebagai responder awal dan memperkuat kesiapsiagaan keluarga dalam penanganan kegawatdaruratan anak di rumah.
Copyrights © 2026