Pekerja migran Indonesia merupakan kelompok pekerja Indonesia di luar negeri. Malaysia adalah salah satu tujuan utama pekerja migran Indonesia. Pekerja migran sering kali tidak mendapatkan perlakuan yang sama dengan warga negara lokal tempat mereka bekerja. Salah satu keterbatasan yang dirasakan oleh pekerja migran Indonesia di Malaysia adalah akses layanan kesehatan yang lebih sulit dan mahal. Swamedikasi sering kali menjadi solusi yang diambil oleh pekerja migran Indonesia untuk mengatasi keluhan gejala maupun penyakit yang dialaminya. Praktik swamedikasi yang diterapkan oleh pekerja migran Indonesia tidak selalu aman. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan mengenai swamedikasi yang aman pada pekerja migran Indonesia yang bekerja di Johor Bahru. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah penyuluhan yang diikuti dengan diskusi interaktif. Penyuluhan diberikan kepada 23 orang pekerja migran Indonesia di Johor Bahru dengan menggunakan media poster edukasi. Kuesioner berisi 5 buah pernyataan mengenai swamedikasi digunakan untuk menilai pengetahuan peserta sebelum dan sesudah penyuluhan. Setelah penyuluhan, ditemukan peningkatan rerata nilai post-test (73,04) dibandingkan dengan nilai pre-test (59,13). Uji statistik dengan Wilcoxon signed-rank test menunjukkan terdapat perbedaan bermakna di antara kedua rerata nilai tes tersebut (p = 0,011). Penyuluhan yang diberikan kepada pekerja migran Indonesia di Johor Bahru berhasil meningkatkan pengetahuan mereka tentang swamedikasi aman.
Copyrights © 2026