Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan berkelanjutan dalam menjalankan fungsi manajerial POAC planning, organizing, actuating, dan controlling. Kajian ini bertujuan mengoptimalkan fungsi-fungsi tersebut melalui pendampingan manajerial. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan menggabungkan focus group discussion, workshop, coaching, mentoring, serta monitoring dan evaluasi. Peserta meliputi kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan yang secara aktif mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan menerapkan perangkat manajerial dalam konteks lembaganya. Temuan menunjukkan peningkatan pada dokumen perencanaan, struktur organisasi, pelaksanaan program, dan supervisi madrasah. Perencanaan menjadi lebih sistematis dan terukur, struktur organisasi serta uraian tugas menjadi lebih jelas, pelaksanaan program lebih terkoordinasi dan akuntabel, dan supervisi lebih teratur, berbasis data, serta berorientasi perbaikan. Peserta juga melaporkan meningkatnya kepercayaan diri dan kapasitas kolaboratif dalam mengelola operasional harian. Implikasinya, model pendampingan manajerial ini praktis dan adaptif serta dapat direplikasi pada madrasah lain yang ingin memperkuat fungsi POAC. Namun, keberhasilan replikasi memerlukan penyesuaian konteks, fasilitasi berkelanjutan, dan komitmen kepala madrasah serta otoritas pendidikan terkait. Secara keseluruhan, inisiatif ini menunjukkan bahwa pendampingan partisipatif dan berkelanjutan dapat secara efektif meningkatkan kinerja manajerial madrasah dan mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam secara lebih luas.
Copyrights © 2023