Soim Soim
Universitas Pangeran Diponegoro Nganjuk

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

When Leadership and Climate Matter: Enhancing Teachers’ Work Ethic through Participative School Leadership Soim Soim; Eko Sigit Purwanto; Nik Haryanti
Indonesian Journal of Education and Social Studies Vol 5, No 1 (2026)
Publisher : Nurul Jadid University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/ijess.v5i1.13024

Abstract

Teachers’ work ethic is a crucial factor in supporting instructional quality and the achievement of educational goals. Variations in teachers’ work ethic across schools indicate that organizational factors play a significant role in shaping teachers’ professional attitudes and behavior. This study aims to obtain empirical evidence on the influence of the principal’s participative leadership style and school climate on teachers’ work ethic. The research employed a quantitative approach with an explanatory survey design. The population consisted of 142 teachers, with 105 teachers selected as respondents. Data were collected through a structured questionnaire developed based on theoretical indicators of participative leadership, school climate, and teachers’ work ethic. Multiple linear regression analysis was used to analyze the data with the assistance of SPSS software. The results reveal that the principal’s participative leadership style has a positive and significant effect on teachers’ work ethic. In addition, school climate also has a positive and significant influence on teachers’ work ethic. Simultaneously, participative leadership style and school climate significantly contribute to enhancing teachers’ work ethic. These findings indicate that involving teachers in decision making and creating a supportive, harmonious, and conducive school environment can strengthen teachers’ motivation, responsibility, and professional dedication. This study provides important implications for school principals and educational policymakers to implement participative leadership practices and foster a positive school climate as effective strategies for improving teachers’ work ethic and overall educational quality. 
Pengembangan Sistem Evaluasi Program Pendidikan Madrasah Berbasis Continuous Improvement Soim Soim; Agus Tohawi; Imam Khowim
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 1 No. 1 (2023): Januari : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v1i1.2551

Abstract

Latar belakang: Evaluasi program pendidikan madrasah masih bersifat administratif, belum sistematis, dan belum berbasis siklus perbaikan berkelanjutan. Kondisi ini menyebabkan hasil evaluasi kurang dimanfaatkan untuk pengambilan keputusan strategis dan peningkatan mutu. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan sistem evaluasi program pendidikan madrasah berbasis continuous improvement melalui pendampingan. Metode: Pendampingan dilaksanakan secara partisipatif melalui FGD, workshop, penyusunan instrumen, uji coba, refleksi, serta monitoring dan evaluasi. Hasil: Kegiatan menghasilkan dokumen sistem evaluasi, instrumen evaluasi, SOP, siklus PDCA/continuous improvement, serta meningkatnya kapasitas tim evaluasi madrasah dalam merancang, melaksanakan, menganalisis, dan menindaklanjuti evaluasi secara sistematis. Implikasi: Model pendampingan ini dapat direplikasi pada madrasah lain untuk memperkuat budaya mutu, mendorong pembelajaran organisasi, dan menjadikan evaluasi sebagai bagian integral dari tata kelola madrasah. Keberlanjutan program memerlukan dukungan kebijakan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, digitalisasi sistem evaluasi, serta monitoring dan evaluasi berkala.
Optimalisasi Fungsi Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling dalam Pengelolaan Madrasah melalui Pendampingan Manajerial Nurul Azizah Rizkiyatuz Zaien; Moh. Siswanto; Soim Soim; Suhartono Suhartono
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 1 No. 2 (2023): April : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v1i2.2552

Abstract

Madrasah sebagai lembaga pendidikan Islam menghadapi tantangan berkelanjutan dalam menjalankan fungsi manajerial POAC planning, organizing, actuating, dan controlling. Kajian ini bertujuan mengoptimalkan fungsi-fungsi tersebut melalui pendampingan manajerial. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan menggabungkan focus group discussion, workshop, coaching, mentoring, serta monitoring dan evaluasi. Peserta meliputi kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan yang secara aktif mengidentifikasi masalah, merumuskan solusi, dan menerapkan perangkat manajerial dalam konteks lembaganya. Temuan menunjukkan peningkatan pada dokumen perencanaan, struktur organisasi, pelaksanaan program, dan supervisi madrasah. Perencanaan menjadi lebih sistematis dan terukur, struktur organisasi serta uraian tugas menjadi lebih jelas, pelaksanaan program lebih terkoordinasi dan akuntabel, dan supervisi lebih teratur, berbasis data, serta berorientasi perbaikan. Peserta juga melaporkan meningkatnya kepercayaan diri dan kapasitas kolaboratif dalam mengelola operasional harian. Implikasinya, model pendampingan manajerial ini praktis dan adaptif serta dapat direplikasi pada madrasah lain yang ingin memperkuat fungsi POAC. Namun, keberhasilan replikasi memerlukan penyesuaian konteks, fasilitasi berkelanjutan, dan komitmen kepala madrasah serta otoritas pendidikan terkait. Secara keseluruhan, inisiatif ini menunjukkan bahwa pendampingan partisipatif dan berkelanjutan dapat secara efektif meningkatkan kinerja manajerial madrasah dan mendukung peningkatan mutu pendidikan Islam secara lebih luas.
Pengembangan Model Dialog Keagamaan bagi Remaja sebagai Strategi Pencegahan Polarisasi Sosial Mastur Mastur; Fathur Rochim; Soim Soim
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI Vol. 3 No. 2 (2025): April : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT AKADEMISI
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jpma.v3i2.2555

Abstract

Remaja rentan terhadap polarisasi sosial melalui media sosial, hoaks, ujaran kebencian, ruang gema, dan narasi keagamaan eksklusif. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan model dialog keagamaan bagi remaja sebagai strategi pencegahan polarisasi sosial. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif melalui FGD, workshop, simulasi dialog, pelatihan fasilitator, peer mentoring, praktik dialog, serta monitoring-evaluasi. Kegiatan melibatkan remaja sekolah/madrasah, guru, tokoh agama, dan komunitas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara deskriptif-kualitatif. Hasil menunjukkan tersedianya model dan modul dialog keagamaan, meningkatnya toleransi, empati, mendengarkan aktif, serta menurunnya prasangka antarkelompok. Remaja lebih mampu mengelola perbedaan pandangan, menolak hoaks dan ujaran kebencian, serta membangun komunikasi lintas keyakinan yang damai. Implikasinya, model ini dapat diterapkan di sekolah, madrasah, komunitas remaja, dan organisasi kepemudaan untuk memperkuat moderasi beragama dan kohesi sosial.