Kohesivitas kelompok merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kerja sama, komitmen, dan keberlangsungan sebuah tim olahraga. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap terbentuknya kohesivitas kelompok adalah interaksi sosial antar anggota. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris hubungan antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok pada anggota Klub Voli X. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Hipotesis penelitian menyatakan bahwa terdapat hubungan positif antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok. Populasi penelitian terdiri atas 58 anggota aktif Klub Voli X yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan skala interaksi sosial dan skala kohesivitas kelompok, kemudian dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara interaksi sosial dan kohesivitas kelompok (r = 0,532; p < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan interaksi sosial antar anggota dapat mendukung terbentuknya kohesivitas kelompok dalam tim olahraga.
Copyrights © 2026