Pemanfaatan teknologi informasi dan sistem informasi berdampak setiap tahun terhadap pertumbuhan UMKM. Salah satu teknologi yang membantu UMKM dan perdagangan tumbuh di era modern adalah e-commerce. Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) semakin banyak berpartisipasi dalam e-commerce. Keluarga Pemuda Hindu Dharma Suka-Duka (KPSHD) di Desa Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, sangat aktif dalam menjalankan bisnis sebagai pelaku UMKM dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan standar hidup dan pengetahuan warganya. Kebutuhan warga akan informasi telah memicu reaksi positif dari para pelaku bisnis daring, dan LPPM Universitas Tarumanagara telah menindaklanjutinya dengan proyek pengabdian masyarakat. Proyek pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan UMKM melalui media promosi e-commerce, khususnya terkait pemasaran produk. Teknik pelatihan offline digunakan dalam proses pelaksanaan pelatihan. Sebuah aplikasi e-commerce yang dapat membantu inisiatif pemasaran dengan fitur yang memenuhi kebutuhan dan melindungi hak kekayaan intelektual merupakan hasil dari kegiatan PKM ini. Temuan dari proyek pengabdian masyarakat ini menunjukkan bahwa pemahaman dan kesiapan UMKM dalam menggunakan e-commerce dan kecerdasan buatan (AI) dipengaruhi secara positif oleh pelatihan digitalisasi. Pengetahuan peserta tentang taktik pemasaran digital, penggunaan platform e-commerce, dan penggunaan AI di perusahaan mereka meningkat secara signifikan, menurut temuan pra dan pasca-tes.
Copyrights © 2026