Permasalahan sampah rumah tangga di Indonesia masih menjadi tantangan serius, diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi pengelolaan sampah rumah tangga kepada anggota Karang Taruna Desa Manduro Manggung Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif berbasis praktik yang terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan edukasi, dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan pada 16 Juni 2026 dengan melibatkan 17 anggota Karang Taruna berusia 17–21 tahun. Peserta memperoleh materi mengenai jenis sampah, pemilahan sampah, serta praktik pembuatan komposter sederhana berbahan galon bekas. Efektivitas kegiatan dievaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test yang dianalisis dengan metode Normalized Gain (N-Gain). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 54,70 menjadi 78,82 dengan nilai N-Gain sebesar 0,51 (kategori sedang). Seluruh peserta juga berhasil mempraktikkan pembuatan komposter sederhana secara mandiri sebagai capaian keterampilan program. Selain meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, kegiatan ini juga menghasilkan komitmen peserta untuk menerapkan pemilahan sampah di rumah tangga serta menyebarluaskan praktik pembuatan komposter kepada masyarakat sekitar. Komitmen tersebut menunjukkan kesiapan awal peserta untuk berperan sebagai kader lingkungan di tingkat desa. Program ini menunjukkan bahwa edukasi partisipatif berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kapasitas Karang Taruna dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Copyrights © 2026