Dusun Merak yang terletak di dalam kawasan Taman Nasional Baluran menghadapi tantangan serius terkait keterbatasan infrastruktur dasar, akses air bersih, serta tekanan ekologis akibat populasi ternak sapi yang masif. Penumpukan kotoran sapi harian dan intensitas radiasi matahari yang melimpah belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Program pengabdian masyarakat berkelanjutan ini bertujuan untuk melakukan pendampingan kelembagaan kelompok tani, mengintroduksi teknologi tepat guna berupa biogas untuk pengolahan limbah menjadi pupuk hayati, serta melakukan hilirisasi irigasi air berbasis pompa air tenaga surya (PATS) pada fasilitas umum. Metode pelaksanaan program menggunakan pendekatan Integrated Farming System (IFS) dengan prinsip Sustainable Livelihood. Berdasarkan hasil analisis pada tahap persiapan, slurry padat memiliki potensi nutrien organik tinggi. Hasil implementasi program pengabdian masyarakat menunjukkan terbentuknya kelompok tani, berjalannya program pemanfaatan slurry padat sebagai media pupuk dalam pembibitan 250 tanaman sayur (100 cabai, 100 tomat, 50 kubis), serta tersedianya fasilitas air bersih berbasis tenaga surya. Program kolaboratif ini berhasil menginisiasi kemandirian energi, mengurangi dampak pencemaran lingkungan dengan, dan meningkatkan kapasitas adaptasi ekonomi masyarakat lokal wilayah Dusun Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur dengan memberdayakan masyarakat Kelompok Tani.
Copyrights © 2026