Ibu rumah tangga merupakan kelompok yang rentan mengalami stres dan kelelahan emosional akibat tuntutan peran domestik yang berlapis serta keterbatasan ruang ekspresi diri dan dukungan psikososial. Kondisi ini juga dialami oleh ibu rumah tangga di lingkungan Posyandu Teratai, Kelurahan Buaran, Kota Tangerang Selatan, yang selama ini lebih berfokus pada layanan kesehatan fisik dan belum secara optimal mengakomodasi aspek kesehatan mental. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kesehatan mental ibu rumah tangga melalui optimalisasi artificial intelligence (AI) sebagai media komunikasi kreatif dan sarana ekspresi diri serta refleksi emosional. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, pelatihan interaktif, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap kesehatan mental, regulasi emosi, serta kesiapan dalam memanfaatkan journaling digital. Didapati peningkatan pemahaman kesehatan mental dari 35% menjadi 63% dan kesiapan journaling digital dari 50% menjadi 80%. Dengan demikian integrasi komunikasi kreatif dan teknologi AI terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran emosional dan literasi digital ibu rumah tangga. Pemanfaatan AI berperan sebagai sarana preventif dan promotif dalam pengelolaan emosi, tanpa menggantikan peran tenaga profesional kesehatan mental.
Copyrights © 2026