Guru seni budaya di SMP se-Kecamatan Kota Soe masih menghadapi keterbatasan dalam mengintegrasikan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) ke dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran seni budaya cenderung konvensional dan kurang menarik bagi peserta didik. Kondisi ini mendorong perlunya pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning sekaligus memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan materi ajar yang kreatif dan sesuai karakteristik peserta didik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan melalui lima tahap, yaitu persiapan, pengenalan, demonstrasi, praktik, dan evaluasi, dengan pendampingan konsep serta praktik Deep Learning dan pemanfaatan teknologi/AI dalam penyusunan materi ajar. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner terhadap 25 orang guru peserta pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta, dengan skor rata-rata keseluruhan sebesar 4,60 (kategori Sangat Baik); capaian tertinggi terlihat pada kepuasan peserta (4,78) dan keterampilan penggunaan AI (4,60), serta peningkatan pemahaman konsep pembelajaran dan asesmen berbasis Deep Learning (4,50). Setelah pelatihan, guru-guru mampu menyusun materi pembelajaran seni menggunakan aplikasi AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Suno AI yang sebelumnya belum pernah mereka gunakan. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kemampuan guru seni budaya dalam menyusun materi ajar berbasis AI serta meningkatnya kesiapan mereka menerapkan pembelajaran berbasis Deep Learning di sekolah masing-masing, sehingga berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan seni budaya di Kecamatan Kota Soe.
Copyrights © 2026