Ketergantungan petani terhadap pupuk anorganik dan belum optimalnya pemanfaatan limbah peternakan menjadi permasalahan dalam pengembangan hortikultura di Desa Sungai Rengas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok Tani Bangka Hulu dalam produksi dan aplikasi bokashi berbahan pupuk kandang burung puyuh pada tanaman terung (Solanum melongena L.). Pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui identifikasi masalah, penyuluhan, praktik produksi, pemantauan fermentasi, pengemasan, demonstrasi aplikasi, dan evaluasi bersama 20 anggota kelompok tani. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta pada aspek transfer teknologi pupuk organik (30–70%), penggunaan EM4 (33–69%), manfaat EM4 (42–58%), pembuatan bokashi (33–62%), serta aplikasi bokashi (22–58%). Kegiatan menghasilkan 263 kg bokashi atau 87 kemasan produk dan berhasil mendemonstrasikan aplikasinya pada tanaman terung. Kegiatan ini meningkatkan kesiapan petani memproduksi bokashi secara mandiri serta membuka peluang pengembangan produk bokashi sebagai usaha kelompok tani berbasis pemanfaatan limbah lokal.
Copyrights © 2026