Penelitian ini bertujuan untuk memetakan potensi serta karakteristik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Balumbungan, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, sebagai dasar dalam penyusunan strategi pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan mengombinasikan survei, obeservasi lapangan, dan wawancara terhadap 50 pelaku UMKM yang ada di enam dusun. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta analisis tematik untuk memperoleh gambaran kondisi UMKM secara menyeluruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM di Desa Balumbungan didominasi oleh usaha perdagangan eceran berskala mikro yang masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan modal, rendahnya akses terhadap pembiayaan, serta minimnya pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran. Selain itu, ditemukan tiga usaha kue kering berbasis bahan baku lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan melalui peningkatan kualitas produk, inovasi kemasan, penguatan identitas merek, dan pemasaran digital. Sebaran UMKM menunjukkan bahwa Dusun Sunggumanai dan Panaikang memiliki jumlah pelaku usaha terbanyak sehingga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi desa. Penelitian ini menghasilkan data dasar yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan pemangku kepentingan dalam merancang program pemberdayaan UMKM yang lebih tepat sasaran serta mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026