Minyak jelantah adalah salah satu jenis limbah dari rumah tangga yang bisa menyebabkan masalah lingkungan jika tidak dikelola dengan benar. Di Desa Toapaya Selatan, Kabupaten Bintan, penggunaan minyak jelantah sebagai bahan yang memiliki manfaat masih perlu ditingkatkan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dalam memproduksi sabun dari minyak jelantah, mendorong pengelolaan sampah rumah tangga yang lebih baik bagi lingkungan, serta mengenalkan manfaat ekonomi yang bisa diperoleh dari hasil pengolahan tersebut. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu sosialisasi, demonstrasi, latihan langsung, bimbingan, dan penilaian. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 26 anggota PKK dengan didampingi oleh 4 mahasiswa dari Divisi Acara. Proses pembuatan sabun dimulai dengan mencampur 800 gram minyak jelantah, 300 gram air, dan 105 gram natrium hidroksida (NaOH).Setelah itu, ditambahkan pewangi untuk memberikan aroma pada sabun. Hasil pengecekan menunjukkan bahwa semua 26 orang yang mengikuti pelatihan memahami materi dan langkah-langkah dasar dalam membuat sabun dari minyak jelantah. Kegiatan tersebut membantu mengembangkan keterampilan yang nyata dalam proses menyaring bahan, mencampur bahan-bahan, membuat sabun dengan dicetak, serta mengeringkan sabun itu. Perhitungan harga pokok produksi, penentuan harga jual, dan pengembangan usaha masih dalam tahap perencanaan.
Copyrights © 2026