Rendahnya kesadaran siswa Madrasah Ibtidaiyah terhadap pelestarian lingkungan dan pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), di tengah tersedianya lahan sekolah yang belum dimanfaatkan secara optimal, melatarbelakangi kegiatan pengabdian ini di MI Islamiyah Kaaffah Lamongan. Kegiatan ini melibatkan 31 siswa dan bertujuan menanamkan karakter peduli lingkungan pada siswa melalui pembuatan dan penanaman Apotek Hidup. Metode pelaksanaan disusun dalam empat tahap berkesinambungan selama satu bulan, yaitu pengenalan dan sosialisasi, praktik penanaman, perawatan dan pembiasaan karakter, serta pemanfaatan hasil dan evaluasi berupa pelatihan pengolahan panen TOGA menjadi minuman herbal seperti wedang jahe dan kunyit hangat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis, manfaat, dan cara perawatan TOGA, serta tumbuhnya tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian lingkungan, yang tampak dari inisiatif siswa merawat tanaman tanpa diminta dan meningkatnya keterlibatan menjaga kebersihan sekolah. Temuan ini mengindikasikan bahwa Program Apotek Hidup berpotensi menjadi media pembiasaan karakter peduli lingkungan yang aplikatif, dan dapat dipertimbangkan untuk direplikasi pada sekolah lain dengan evaluasi yang lebih terukur pada penerapan berikutnya.
Copyrights © 2026