Perkembangan teknologi menjadikan segalanya lebih mudah terutama dalam pengolahan makanan. Meski begitu masyarakat belum memahami pengolahan makanan yang tepat untuk mempertahankan kualitas gizi. Tujuan dari peningkatan kesadaran gizi dan mencegah stuting melalui sosialisasi gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita adalah meningkatnya kesadaran warga tentang pentingnya gizi seimbang terutama di Kelurahan Kandri. Metode yang digunakan dalam sosialiasi ini adalah ceramah dan diskusi berkaitan pengolahan makanan bergizi terutama dari bahan lokal masyarakat seperti jagung dalam kegiatan Posyandu. Antusiasme warga dalam kegiatan sosialisasi ini cukup signifikan bagi yang memiliki balita, namun masih kurang bagi warga seperti orang tua maupun lansia berdasarkan data jumlah warga. Hal ini disebabkan pemahaman masyarakat bahwa posyandu hanya untuk mengukur pertumbuhan dan perkembangan balita. Simpulan kegiatan sosialisasi ini adanya peningkatan kesadaran warga akan pentingnya gizi seimbang terutama dalaam mengolah makanan berbahan lokal yang tersedia di lingkungan.
Copyrights © 2025