Tingginya prevalensi hipertensi, minimalnya penderita untuk dapatmengendalikan hipertensi, dan bagaimana efek komplikasi hipertensi, memerlukan intervensikombinasi obat farmakologis dengan non farmakologis. Intervensi non farmakologis yangdapat di gunakan adalah hipnoterapi. Seseorang yang mendapat hipnoterapi, memiliki responaktivasi sistem retikularic pada otak, menyebabkan respon syaraf otonom, yaitu penurunandenyut nadi, penurunan tekanan darah, dan penurunan laju pernafasan. Jika diberi sugestiyang bagus, akan memberi efek terapeutik dan relaksasi. Dalam keadaan hipnosis hormonbaik akan dilepas, ada serotonin, dopamin, endorphin, sekaligus merupakan hormon yangbaik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh hypnoteraphy terhadap penurunantekanan darah tinggi di Puskesmas Penawangan IIMetode; Penelitian ini berjenis quasy experiment design non randomized with control grouppretest – posttest design. Terdapat 35 responden dalam setiap grup yang dipilih berdasarkanpurposive sampling technique.Hasil; Uji paired t-test, Wilcoxon dan mann whitney menunjukkan mean dari penurunansistolik sebesar 25,63 mmHg dan mean penurunan diastolic sebesar 11,63 mmHg. Hasil uji p-value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antara pre dan posttest. Uji perbedaanantara dua group menunjukkan p-value (0,00) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antaragroup intervensi dengan control group pada penurunan tekanan darah tinggi.Kesimpulan; Terdapat pengaruh yang signifikan dari hypnotheraphy terhadap penurunantekanan darah tinggi.
Copyrights © 2016