cover
Contact Name
LPPM UNAN
Contact Email
lppm@unan.ac.id
Phone
+6282241418157
Journal Mail Official
lppm@unan.ac.id
Editorial Address
https://tscners.ejournal.unan.ac.id/index.php/1/about/editorialTeam
Location
Kab. grobogan,
Jawa tengah
INDONESIA
THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Published by Universitas An Nuur
ISSN : 25032445     EISSN : 25032453     DOI : https://doi.org/10.35720/
Core Subject :
Focus and Scope The journal includes various fields of nursings sciences such as: Health Children Nursing, Nursing Management, Medical Surgical Nursing, Maternity Nursing, Psiciatric Nursing, Community Nursing, Gerontology Nursing, Emergency Nursing, Family Nursing.
Arjuna Subject : -
Articles 144 Documents
PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAHPADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMASPENAWANGAN II KABUPATEN GROBOGAN Sutrisno
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/tscners.v10i01.619

Abstract

Tingginya prevalensi hipertensi, minimalnya penderita untuk dapatmengendalikan hipertensi, dan bagaimana efek komplikasi hipertensi, memerlukan intervensikombinasi obat farmakologis dengan non farmakologis. Intervensi non farmakologis yangdapat di gunakan adalah hipnoterapi. Seseorang yang mendapat hipnoterapi, memiliki responaktivasi sistem retikularic pada otak, menyebabkan respon syaraf otonom, yaitu penurunandenyut nadi, penurunan tekanan darah, dan penurunan laju pernafasan. Jika diberi sugestiyang bagus, akan memberi efek terapeutik dan relaksasi. Dalam keadaan hipnosis hormonbaik akan dilepas, ada serotonin, dopamin, endorphin, sekaligus merupakan hormon yangbaik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh hypnoteraphy terhadap penurunantekanan darah tinggi di Puskesmas Penawangan IIMetode; Penelitian ini berjenis quasy experiment design non randomized with control grouppretest – posttest design. Terdapat 35 responden dalam setiap grup yang dipilih berdasarkanpurposive sampling technique.Hasil; Uji paired t-test, Wilcoxon dan mann whitney menunjukkan mean dari penurunansistolik sebesar 25,63 mmHg dan mean penurunan diastolic sebesar 11,63 mmHg. Hasil uji p-value (0,000) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antara pre dan posttest. Uji perbedaanantara dua group menunjukkan p-value (0,00) < α (0,05) yang berarti ada perbedaan antaragroup intervensi dengan control group pada penurunan tekanan darah tinggi.Kesimpulan; Terdapat pengaruh yang signifikan dari hypnotheraphy terhadap penurunantekanan darah tinggi.
EUTHANASIA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN KEPERAWATAN
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 10 No 1 (2025): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/559dcj25

Abstract

Latar belakang: Euthanasia sebagai tindakan mengakhiri kehidupan menjadi isukontroversial, terutama dalam konteks profesi Kesehatan (keperawatan) dan Islam. Penelitianini bertujuan memahami pandangan Islam dan keperawatan mengenai praktik euthanasia.Metode: Metode penelitian dengan literature review melalui tinjauan artikel dari databasePubmed, Sciencedirect dan Googlescholar dengan kriteria jurnal inggris, fulltex, openaccess,publikasi 5 tahun (2020-2024), kata kunci “Euthanasia”, “Palliative Care”, “Islam” dengananalisis deskriptif naratif.Hasil: Pencarian literatur review didapatkan 7 artikel utama yang didukung dengan 15 artikelyang relevan. Telaah artikel didapatkan euthanasia merujuk pada tindakan medis untukmengakhiri kehidupan, biasanya dengan menghentikan prosedur medis. Tindakan tersebutmenjadi sumber dilema etis dan moral, baik bagi keperawatan, keluarga dan moral (agama).Islam melarang euthanasia dengan prinsip memelihara jiwa (hifz al-nafs), akan tetapi dalamranah emergensi Tindakan tersebut diperbolehkan. Perbedaan ini sebagai bentuk perbedaanulama yang mana Tindakan pembolehan sebagai amr ijtihādi. Ketidakpastian hukum membuatpraktik keperawatan kebingungan dalam mengambil kebijakan. Beberapa perawat merasakeberatan dengan praktik euthanasia, termasuk mahasiswa meskipun beberapa dokter bersikappositif.Kesimpulan: Praktik euthanasia diperlukan beberapa pendekatan dengan melibatkan semuakomponen (praktisi, manajemen, keluarga, pemuka Agama, Hukum dan masyarakat).Perawatan paliatif sebagai alternatif solusi etis yang sesuai, berfokus pada pengurangan rasasakit dan peningkatan kualitas hidup. Keperawatan dapat mengembangkan transculturalnursing melalui pelatihan perawatan terminal yang didukung dengan kerangka konsepperawatan.
11EFEKTIVITAS EXTRACT ALUE VERA GEL DALAM PENYEMBUHAN LUKASIRKUMSISI DENGAN FIMOSIS DI BALAI PENGOBATAN WALISONGOKECAMATAN PURWODADI KABUPATEN GROBOGAN Purhadi; Nurulistyawan Tri Purnanto
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/zac5ya39

Abstract

Latar belakang; Sirkumsisi merupakan tindakan memotong atau menghilangkan sebagian atau seluruh kulit penutup depan penis atau preputium. Sedangkan Fimosis merupakan penyempitan atau perlengketan kulup penis sehingga kepala penis tidak bisa terbuka sepenuhnya. Penis dengan fimosis sebelum dilakukan sirkumsisi, Tindakan yang dilakukanadalah Peregangan / Stretching yaitu proses pelebaran pada kulit kulup atau pemisahan kulit prepusium dan glens yang masih melekat, Akibat dari peregangan klien akan mengeluh sakit dari biasanya dan terjadi luka yang serius, Glens penisnya tampak luka kemerahan bekas sisatan. 20% dari 200 anak laki-laki berusia 5-13 tahun yang seluruh kulit preputiumnya dapat ditarik ke belakang penis. Tujuan penelitian mengetahui perbedaan waktu dan proses penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis antara kelompok kontrol yang diberikan Bioplasentan dan kelompok intervensi yang diberikan extrack alue vera gel.Metode; Penelitian menggunakan desain penelitian Quasi experimental dengan Rancangan Pre Post Test With Control Group Desain. Sampel dengan insidental sampling sejumlah 21 anak dengan kondisi fimosis. 10 anak sebagai kelompok kontrol dan 11 anak sebagai kelompok intervensi. Variabel bebas: Ektrak alue vera gel, variabel terikat: waktu penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis dan proses penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis  Hasil; uji independen t test waktu penyembuhan luka dengan nilai p =0,307 (p> 0,05) dan proses penyembuhan luka dengan nilai p=0.938 (p>0,05).Simpulan; tidak terdapat perbedaan lamanya waktu dan proses  penyembuhan luka sirkumsisi dengan fimosis pada kelompok kontrol yang diberikan ektrak alue vera gel dan kelompok kontrol yang diberikan bioplasenton.
18PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN (PMT) OLAHAN TELURTERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN PADA BALITABAWAH GARIS MERAH (BGM) USIA 1-5 TAHUNDI PUSKESMAS PURWODADI I Meity Mulya Susanti; Anita Lufianti; Siti Anisatun Nisa
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/mwvpy742

Abstract

Latar belakang; Balita merupakan salah satu kelompok yang rentan terhadap masalah kesehatan, terutama masalah gizi kurang atau buruk. Untuk mencegah gizi balita yang ditandai dengan berat badan kurang atau dibawah garis merah dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) berupa olahan telur karena telur menjadi bagian penting dari nutrisi yang di butuhkan anak, karena kaya akan zat besi, protein, lemak, dan protein sangat penting sebagai zat pembangun untuk pembuatan sel-sel baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Purwodadi I Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan.Metodologi; Jenis penelitian ini adalah Pra Eksperimentdengan jenis rancangan One Group Pre Post Test Designdengan tehnik Accidental Samplingdan didapatkan 14 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Teknik pengumpulan data dengan melakukan penimbangan sebelum dan setelah dilakukan pemberian makanan tambahan (PMT) olahantelur pada balita bawah garis merah.Hasil; Berdasarkan hasil analisa data didapatkan hasil uji beda antara berat badan balita sebelum dan setelah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur menggunakan uji Paired T Testnilai pv (0,000) < α 0,05 sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur terhadap perubahan berat badan balita bawah garis merah (BGM) usia 1-5 tahun di Puskesmas Purwodadi I Kecamatan Purwodadi Kabupaten Grobogan.Kesimpulan; Ada perbedaan rata-rata berat badan balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur, dengan demikian ada perbedaan yang bermakna berat badan balita sebelum dan sesudah pemberian makanan tambahan (PMT) olahan telur kepada balita bawah garis merah
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN GIGI DENGAN METODE CERAMAHDAN DEMONSTRASI TERHADAP PERUBAHAN TEKNIK SIKAT GIGIDI SDN 05 GODONG KABUPATEN GROBOGAN Anita Lufianti; Rahmawati
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 1 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/frw3vv49

Abstract

Latar Belakang : Hasil studi pendahuluan, didapatkan data di SDN 05 Godong terdapat anak-anak yang mengalami masalah kesehatan gigi diantaranya adalah masalah gigi berlubang, masalah bau mulut, dan masalah pola makan yang dapat mempengaruhi kesehatan gigi. Sebagian besar siswa rata-rata mengalami gigi berlubang dan sering mengalami sakit gigi, menyikat gigi rata- rata 1x sehari , kurang mengerti cara menjaga kesehatan gigi danteknik sikat gigi yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan perbedaan efektivitas perubahan teknik sikat gigi pada kelompok kontrol dan intervensi. Metode: Penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimen dengan rancangan penelitian post- test control group design. Sampel penelitian sebanyak 48 orang yang terbagi menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang masing-masing terdiri dari 24 responden. Sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling yaitu menggunakan metode total Sampling. Analisa menggunakan uji statistikmann-withney.Hasil Penelitian: Pendidikan kesehatan gigi dengan metode ceramah dan demonstrasi terhadap perubahan teknik sikat gigi yang baik di SDN 05 Godong dibuktikan dengan kelompok intervensi nilai mean rank 35,00 sedangkan pada kelompok kontrol nilai mean rank 14,00. Hal ini memperlihatkan bahwa rata-rata nilai teknik sikat gigi untuk kelompokintervensi lebih besar dari pada kelompok kontrol. Berdasarkan uji mann-whitney nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 pada level signifikansi 95%. Data ini memperlihatkan adanya perbedaan teknik sikat gigi pada kelompok kontrol dan kelompok intervensi.Kesimpulan penelitian : Pendidikan kesehatan gigi dengan metode Ceramah dan demonstrasi efektif dalam perubahan teknik sikat gigi yang baik.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN BIDAN DALAM MELAKUKANANTENATAL CARE (ANC) TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PASIENDI BIDAN PRAKTEK SWASTA (BPS) YACINTA DESA MAYAHANKECAMATAN TAWANGHARJO KABUPATEN GROBOGAN Rahmawati; Anita Lufianti
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/w8tdh504

Abstract

Latar Belakang; Kualitas pelayanan keperawatan dapat diukur melalui tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan kesehatan yang diterima. Keberhasilan pelayanan keperawatan yang salah satunya dapat berbentuk dalam asuhan keperawatan, dapat diukur dari cepatnya kesembuhan klien, menurunnya kecemasan klien, dan meningkatnya kepuasan klien akan pelayanan kesehatan. Kepuasan pasien merupakan salah satu hal sangat penting dalammeninjau mutu pelayanan khususnya pelayanan kebidanan suatu rumah sakit. Kepuasan pasien dari sisi yang berbeda pada saat pasien memasuki rumah sakit dengan serangkaian harapan dan keinginan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan Bidan dalam melakukan Antenatal Care terhadap tingkat kepuasan pasien di BidanPraktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan.Metode; Jenis penelitian ini adalah deskriptif correlation dengan rancangan penelitian Cross Sectional dengan tehnik sampling yaitu accidental Sampling sebanyak 27 responden yang sesuai dengan kriteria yang ditentukan.Hasil; Berdasarkan hasil analisa data menunjukkan kualitas pelayanan Bidan dalam melaukan Antenatal Care (ANC) Terhadap tingkat kepuasan pasien dengan Uji korelasi menggunakan uji Spearmen Rho didapatkan hasil uji kualitas pelayanan Bidan terhadap tingkat kepuasan pasien diketahui ρ hitung (0,756) > r table (0,324) dengan p-value (0.00) < sig (0,05). Dapat  ditarik kesimpulan bahwa terdapat hubungan kualitas pelayanan Bidandalam melakukan Antenatal Care (ANC) terhadap tingkat kepuasan pasien di Bidan Praktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan..Kesimpulan; Ada hubungan kualitas pelayanan Bidan dalam melakukan Antenatal Care (ANC) terhadap tingkat kepuasan pasien di Bidan Praktek Swasta (BPS) Yacinta Desa Mayahan Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan menggunakan uji Spearmen Rho. Secara signifikansi hubungan dikatakan kuat
8HUBUNGAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN HIV/AIDS DENGANPERILAKU SEKS BEBAS REMAJA DI SMA PGRI PURWODADI Sutiyono; Andri Triyono
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 1 No 2 (2016): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/9pp4m704

Abstract

Latar belakang: Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Grobogan pada tahun 2008 jumlah penderita penyakit HIV/AIDS sebanyak 32 orang, pada tahun 2014 jumlah penderita penyakit HIV/AIDS sebanyak 25 orang, dan pada tahun 2015 jumlah penderita penyakit HIV/AIDS sebanyak 47 orang dan dari observasi awal yang dilakukan di SMA PGRI Purwodadi ditemukan adanya faktor-faktor yang mempengaruhi pergaulan bebas. Faktanya siswa-siswimemiliki tingkat pengetahuan yang baik namun ada perilaku seks yang kurang baik. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara tingkat pengetahuanHIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di SMA PGRI PurwodadiMetode: jenis penelitian yang digunakan adalah diskriptif korelatif dengan pndekatan cross sectional, subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswi di SMA PGRI Purwodadi. Sampel dipilih menggunakan tehnik probability sampling dangan cara simple random sampling. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 52 orang. Pengambilan data menggunakan kuesioner.Hasil: analisis datanya dengan program komputer menggunakan uji spearman rho dengan taraf signifikansi <0,05 atau tingkat kepercayaan 95%. Setelah dilakukan perhitungan didapatkan nilai korelasi spearman ρ hitung 0,661 dan nilai Pv (0,0001). hal ini berarti ada hubungan antara tingkat pengetahuan HIV/AIDS dengan Perilaku seks bebas sehingga interprestasi hubungan kuat.Kesimpulan: hasil uji statistik menunjukan ada hubungan kuat antara tingkat pengetahuan HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di SMA PGRI Purwodadi.
EFEKTIFITAS TERAPI RELAKSASI IMAJINASI TERPIMPIN TERHADAPPENURUNAN TEKANAN DARAH PADA LANSIA DENGAN HIPERTENSIDI PUSKESMAS PURWODADI I GROBOGAN Sutrisno; Yuwanti; Nur Budi Utami
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2 No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/pd4ze733

Abstract

Latar Belakang : Angka kejadian hipertensi diseluruh dunia diperkirakan mencapai 970 juta orang dengan hipertensi, dan setiap tahun > 8,6 juta perempuan diseluruh dunia meninggal karena hipertensi. Hipertensi dikenal sebagai the silent diseases, dan diperkirakan 15 juta orang Indonesia menderita hipertensi. Dampak kesehatan penyakit hipertensi meningkatkankejadian penyakit jantung, dan stroke. Tujuan : tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas pemberian terapi relaksasi imajinasi terpimpin terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Metode : metode penelitian ini yaitu Quasi Experiment dengan pendekatan Non Equivalent Control Group Design. Sampel sebanyak 84 pasien lansia perempuan berumur 65-74 tahun, dengan hipertensi grade I (140/90mmHg–159/99mmHg) yang menjalankan terapi farmakologi antihipertensi.Hasil : Terdapat perbedaaan yang signifikan pada TD sistole dan diastole pretest dan posttest kelompok perlakuan (p value=0.000). Ada perbedaaan signifikan pada TD sistole dan diastole pretest dan posttest kelompok kontrol (p value=0.000). Terdapat perbedaan yang signifikan pada TD sistole maupun diastole antara kelompok perlakuan dengan kelompok kontrol (p value=0.000). Rerata penurunan TD sistole kelompok perlakuan=59.31mmHg,pada kelompok kontrol=25.69mmHg dengan selisih=33.61mmHg. Rata-rata penurunan TD diastole pada kelompok perlakuan=57.43mmHg, pada kelompok kontrol=27.57mmHg dengan selisih=29.86mmHg.Simpulan : Terapi relaksasi imajinasi terpimpin efektif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Purwodadi I Grobogan.
PEER DAN AUTHENTIC ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN PERFORMANCEMAHASISWA SAAT PRAKTIK LAPANGAN PROGRAM D III KEPERAWATAN Wahyu Riniasih; Wahyu Dewi Hapsari
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2 No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/hk1vay17

Abstract

Latar belakang: Penerapan metode assesment tidak banyak mendapatkan perhatian. Proses assesment dilakukan tanpa melibatkan mahasiswa akibatnya mahasiswa tidak interest terhadap proses pembelajaran dengan metode assesment yang ada sehingga mahasiswa yang aktif saja yang mau mengerjakan tugas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan performance mahasiswa saat praktik lapangan pada kelompok saat peer assessment dan kelompok saat authentic assesmentMetode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif non experiment dengan rancangan penelitian deskriptive komparatif. Subyek penelitian mahasiswa STIKES An Nur semester VI D III perawat dengan total sampling, jumlah responden 60 mahasiswa. Normalitas data dengan kolmogorov-smirnov test dengan hasil <0,001. Analisis data menggunakanwilcoxon test.Hasil: Hasil penelitian terdapat perbedaan performance mahasiswa pada saat peer assesment dengan saat authentic assessment dengan hasil <0,001. Terdapat perbedaan performance mahasiswa yang signifikan antara peer assessment dan authentic assessment dengan hasil <0,001. Peer assesment dilakukan antar mahasiswa sehingga memungkinkan mahasiswa untukterlibat secara langsung dalam penilaian, mahasiswa menjadi aktiv, percaya diri dan termotivasi dalam belajar.Kesimpulan: Terdapat perbedaan peningkatan performance pada mahasiswa D III Keperawatan STIKES An Nur Purwodadi saat praktik klinik lapangan
EFEKTIVITAS TERAPI BERMAIN PLAY DOUGH DAN PUZZLE TERHADAPTINGKAT PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINIDI PAUD DAHLIA GODONG Meity Mulya Susanti; Yuli Trianingsih
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 2 No 1 (2017): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/x5bbze50

Abstract

Latar Belakang; Penggunaan alat bantu bermain pada usia 1-3 tahun merupakan stimulus yang diperlukan untuk merangsang perkembangan motorik halus anak. Observasi awal dengan lembar DDST dari 5 anak yang diajak bermain play dough ada 4 anak (80%) mengalami perkembangan motorik halus normal, sedangkan pada 5 anak yang diajak bermain puzzle ada 3 anak (60%) mengalami perkembangan motorik halus normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas terapi bermain play dough dan puzzle terhadap tingkat perkembangan motorik halus pada anak usia dini di PAUD Dahlia Godong.Metode ; Desain penelitian yang digunakan adalah “Nonequivalent Control Group Design”. Teknik pengambilan sampel dengan random sampling sebanyak 31 responden. Uji hipotesis untuk kedua kelompok berpasangan dengan uji Wilcoxon Test dan untuk mengetahui perbedaan tingkat perkembangan motorik halus anak pada kedua kelompok dengan uji Mann-Whitney Test.Hasil – Perkembangan motorik halus sebelum dan sesudah bermain play dough diperoleh nilai p-value 0,025, perkembangan motorik halus sebelum dan sesudah bermain puzzle diperoleh nilai p-value 0,046, sedangkan efektivitas play dough dan puzzle diperoleh nilai p- value 0,615.Simpulan; terdapat perbedaan tingkat perkembangan motorik halus pada anak usia dini sebelum dan sesudah diberikan terapi bermain play dough dan puzzle dan tidak terdapat perbedaan efektivitas terapi bermain Play dough dan puzzle terhadap tingkat perkembangan motorik halus pada anak usia dini di PAUD Dahlia Godong.

Page 1 of 15 | Total Record : 144