Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru fikih dalam pembinaan karakter siswa kelas XI melalui pembiasaan ibadah shalat berjamaah, mengetahui nilai-nilai karakter yang terbentuk, serta menganalisis kendala yang dihadapi guru dalam pelaksanaannya di Ponpes Tarbiyatul Muslimin Dasan Malang Tahun Pembelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga tahapan, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru fikih dilakukan melalui pembiasaan shalat berjamaah secara rutin, keteladanan, pemberian bimbingan dan motivasi, serta pengawasan dan evaluasi yang berkesinambungan. Pembiasaan tersebut mampu membentuk nilai karakter pada siswa, meliputi religius, disiplin, tanggung jawab, peduli sosial, kebersamaan, dan kepatuhan terhadap aturan. Adapun kendala yang dihadapi meliputi belum meratanya kesadaran siswa, perbedaan karakter dan latar belakang, pengaruh teman sebaya, serta keterbatasan pengawasan. Meskipun demikian, berbagai kendala tersebut dapat diatasi melalui pembinaan yang berkelanjutan, pendekatan persuasif, keteladanan guru, dan kerja sama dengan pengurus pesantren. Dengan demikian, pembiasaan ibadah shalat berjamaah bisa berperan dalam mendukung pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan di lingkungan pesantren.
Copyrights © 2026