Kanker dan terapi kemoterapi tidak hanya berdampak pada kondisi fisik pasien, tetapi juga pada aspek psikologis, spiritual, dan kualitas tidur. Gangguan tidur merupakan salah satu masalah yang sering dialami pasien kanker selama menjalani kemoterapi dan dapat memengaruhi proses pemulihan serta kualitas hidup. Spiritualitas diduga memiliki peran penting dalam membantu pasien menghadapi beban fisik dan emosional, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas tidur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara spiritualitas dengan kualitas tidur pada pasien kanker yang menjalani kemoterapi. Desain penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional dan teknik consecutive sampling terhadap 90 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kualitas tidur dan spiritualitas, kemudian dianalisis dengan uji bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara spiritualitas dengan kualitas tidur (p-value = 0,047), dimana semakin tinggi tingkat spiritualitas maka semakin baik kualitas tidur yang dilaporkan. Temuan ini mengindikasikan bahwa spiritualitas merupakan faktor protektif yang dapat mendukung kualitas tidur pasien selama kemoterapi. Temuan ini menegaskan perlunya integrasi aspek spiritual sebagi pertimbangkan bagian dari pendekatan holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.
Copyrights © 2025