ABSTRAK SMPN 3 Dramaga merupakan sekolah negeri baru yang masih berada pada tahap awal institusionalisasi dan menghadapi keterbatasan fasilitas serta ketergantungan administratif pada sekolah induk. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika kelembagaan, strategi kepemimpinan penanggung jawab sekolah, dan dukungan masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif menggunakan wawancara dan observasi, hasil menunjukkan bahwa dinamika sekolah sesuai dengan kerangka AGIL dan kepemimpinan situasional-partisipatif menjadi kunci keberlangsungan sekolah. Dukungan masyarakat berperan sebagai modal sosial penting. Penelitian merekomendasikan percepatan pembangunan untuk kemandirian sekolah. Kata Kunci: Dinamika kelembagaan, Dukungan masyarakat, Kepemimpinan situasionalABSTRACT SMPN 3 Dramaga is a newly established public school that is currently in the early stage of institutionalization, facing limited facilities and administrative dependence on its parent school. This study aims to analyze the institutional dynamics, leadership strategies of the school coordinator, and community support. Using a qualitative approach through interviews and field observations, the findings show that the school’s institutional dynamics align with the AGIL framework, and situational–participatory leadership plays a key role in maintaining school continuity. Community support serves as essential social capital. The study recommends accelerating infrastructure development to strengthen school independence Keywords: Community support, Institutional dynamics, Situational leadership
Copyrights © 2026