Makna budaya, kehidupan sosial bermasyarakat dilingkungan Betawi sebagai upaya kebangkitan ekonomi melalui usaha bisnis dodol Betawi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat makna budaya melalui berita Republika.co.id berjudul “Dodol Betawi Hb Toha Tetap Otentik di Tengah Gempuran Modernitas”. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan analisis isi (qualitative content analysis), yang berfokus pada bagaimana media merepresentasikan ketegangan dan harmoni antara tradisi dan modernitas dalam konteks produksi kuliner Betawi. Data diunduh melalui web dari teks berita Republika yang terbit tanggal 23 Nopember 2025, kemudian dianalisis. Teknik Analisis data analisis dilakukan melalui tiga tahap utama berdasarkan model representasi Stuart Hall, yaitu: representasi reflektif dengan menganalisis elemen teks yang dianggap sebagai refleksi dari realitas budaya asli. Tahapannya yaitu mengidentifikasi deskripsi fakta tradisi, teknik produksi, sejarah, dan karakter dodol Betawi, Representasi intensional, menganalisis makna yang sengaja dibangun oleh subjek (Hb Toha) melalui kutipan atau tindakan. Fokus pada: pesan, nilai budaya, dan intensi pelaku usaha dalam memaknai keotentikan, representasi konstruksionis menganalisis bagaimana media membangun makna melalui bahasa, struktur naratif, dan visual
Copyrights © 2026