Penyakit sampah menjadi semakin berkembang di Indonesia disebabkan oleh bertambahnya jumlah penduduk dan konsumtifisme masyarakat serta adanya permasalahan sampah plastic yang berdampak terhadap kondisi lingkungan. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu analisis penggunaan teknologi termal di TPST Babakan Sari Kota Bandung dengan pendekatan design thinking. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu metode deskriptif kualitatif berdasarkan literature review dan observasi. Dalam hasil penelitian ini disebutkan bahwa program waste to energy memiliki potensi untuk mengurangi sampah residu dan membantu pada pengelolaan sampah secara lebih lanjut, tapi efektivitas penggunaannya masih dipengaruhi oleh kurangnya pengelolaan sampah sejak dari sumber, serta kurangnya kesadaran dan partisipasi masyarakat. Dalam pembahasan, pendekatan design thinking sangat berguna dalam identifikasi kebutuhan pengguna dan strategi. Dengan dilakukannya penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa untuk mengoptimalkan waste to energy, kesadaran masyarakat merupakan factor utama mencapai efektivitas pengelolaan sampah terpadu.
Copyrights © 2026