Kesegaran ikan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan nelayan. Proses distribusi dan penyimpanan ikan yang tidak terpantau dengan baik dapat menyebabkan ikan cepat membusuk sehingga menurunkan kualitas produk. Pada penelitian ini, dilakukan perancangan sistem pendataan dan monitoring suhu penyimpanan ikan berbasis digital menggunakan metode fuzzy. Sistem ini dilengkapi dengan sensor suhu DS18B20 untuk memantau suhu ruang penyimpanan ikan dan sensor gas MQ-137 untuk mendeteksi kadar gas amonia yang timbul akibat proses pembusukan. Mikrokontroler Arduino Uno digunakan sebagai pusat kendali dan modul Bluetooth HC-05 sebagai pengirim data ke aplikasi Android. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menampilkan data suhu dan kadar gas secara real-time ke aplikasi digital, serta memberikan status kesegaran ikan secara otomatis dalam tiga kategori: segar, waspada, dan tidak segar.
Copyrights © 2026