penelitian ini mencoba melihat perbedaan kesejahteraannya, juga apa saja yang turut membentuk kondisi tersebut. Menggunakan cara kuantitatif, metode komparatif dipilih sebagai pendekatannya. Pengumpulan data dilakukan lewat sebaran angket berbasis skala Likert, diberikan pada guru tidak tetap yang sudah mengajar paling sedikit selama satu tahun. Aspek kesejahteraan dinilai dari empat sisi: penghasilan, perlindungan sosial, rasa puas dalam bekerja, dan suasana tempat mereka mengabdi. Pemeriksaan angka-angka pakai cara hitung biasa serta metode tarik kesimpulan lewat tes t independen. Ternyata, kondisi pengajar tidak tetap di instansi pemerintah beda jauh dari rekan mereka di lembaga swasta. Di sekolah negara, banyak tenaga ajarnya hidup pas-pasan ketimbang yang mengabdi di satuan swasta dengan bantuan dana lumayan besar. Pendapatan rutin, perlindungan dari tempat kerja, serta akses pada fasilitas sosial turut menentukan nasib mereka. Nasib guru ini pun ikut membentuk semangatnya saat mengajar plus bagaimana murid menerima pelajaran tiap hari.
Copyrights © 2026