Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perbedaan karakteristik mad’u dalam praktik dakwah di Kota Tuban serta dampaknya terhadap respons, antusiasme, dan kemampuan memahami pesan dakwah. Mad’u sebagai sasaran dakwah memiliki latar belakang yang berbeda, yaitu dari usia, tingkat pendidikan, kondisi sosial, akses terhadap media dan pemahaman keagamaan. Hal ini menjadi faktor penting yang memengaruhi efektivitas dakwah, oleh karena itu Perbedaan tersebut menuntut adanya pendekatan dakwah yang disesuaikan dengan kondisi mad’u agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respons masyarakat terhadap dakwah tidak bersifat seragam, melainkan dipengaruhi oleh kesesuaian materi dan metode penyampaian yang digunakan oleh da’i. Antusiasme mad’u cenderung meningkat ketika dakwah disampaikan secara menarik, komunikatif, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari .Oleh karena itu, diperlukan strategi dakwah yang adaptif, inovatif, dan kontekstual agar mampu menjangkau berbagai kelompok masyarakat secara optimal.
Copyrights © 2026