Pemeliharaan sarana dan prasarana memegang peranan krusial dalam menjamin mutu serta kesinambungan kegiatan belajar-mengajar di institusi pendidikan Islam masa kini. Faktanya, metode pengelolaan tradisional sering kali terhambat oleh pendataan yang tidak sistematis, respons perbaikan yang lambat, serta rendahnya transparansi laporan. Artikel ini disusun untuk menelaah urgensi, keunggulan, serta hambatan dalam penerapan e-maintenance system di lingkungan pendidikan Islam menggunakan metode systematic literature review. Data dikumpulkan dari literatur ilmiah berupa jurnal dan dokumen relevan kurun waktu 2021–2026 yang diakses melalui Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Temuan riset mengindikasikan bahwa digitalisasi melalui e-maintenance system terbukti mampu mengoptimalkan tata kelola aset melalui otomatisasi jadwal pemeliharaan, sistem pelaporan yang bersifat real-time, serta pengarsipan data yang lebih tertata. Lebih jauh lagi, pendekatan ini memperkuat prinsip akuntabilitas dan amanah yang menjadi fondasi dalam manajemen lembaga pendidikan Islam profesional. Meskipun demikian, transisi ini masih menghadapi beberapa kendala, seperti kesiapan infrastruktur teknologi, hambatan psikologis dari SDM, serta kebutuhan akan regulasi internal yang mendukung digitalisasi. Sebagai kesimpulan, institusi pendidikan Islam modern disarankan untuk mengintegrasikan e-maintenance system dalam peta jalan transformasi manajemen sarpras, dengan tetap mengedepankan peningkatan kompetensi staf serta komitmen dari jajaran pimpinan.
Copyrights © 2026