Kinerja perawat merupakan indikator penting dalam mutu pelayanan keperawatan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RS A Jakarta Timur. Penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional melibatkan 50 perawat pelaksana melalui total sampling. Kinerja perawat diukur menggunakan Nursing Performance Instrument (NPI), sedangkan kompetensi, motivasi kerja, kepuasan kerja, kompensasi, dan beban kerja diukur menggunakan kuesioner terstruktur berskala Likert. Analisis meliputi analisis univariat, uji Chi-Square, dan regresi logistik berganda. Sebagian besar perawat memiliki kinerja kurang (62,0%), motivasi rendah (52,0%), dan kompetensi kurang (54,0%). Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara kompetensi (p<0,001), kepuasan kerja (p=0,001), kompensasi (p=0,041), dan motivasi kerja (p=0,024) dengan kinerja, sedangkan beban kerja tidak menunjukkan hubungan signifikan (p=0,105). Regresi logistik menunjukkan kepuasan kerja (p=0,016; OR=0,095) dan kompetensi (p=0,023; OR=0,132) tetap berhubungan signifikan dengan kinerja setelah dikontrol bersama variabel lainnya. Kepuasan kerja memiliki nilai Wald terbesar (5,771). Model menjelaskan 56,8% variasi kinerja dengan ketepatan klasifikasi 80,0%.
Copyrights © 2026