Keselamatan pasien merupakan indikator penting mutu pelayanan rumah sakit yang memerlukan kepatuhan perawat terhadap setiap prosedur. Beban kerja yang tidak seimbang dapat mengurangi konsentrasi dan ketelitian perawat sehingga berpotensi menurunkan kepatuhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan beban kerja perawat dengan kepatuhan perawat dalam penerapan keselamatan pasien di Rumah Sakit Lestari Raharja Kota Magelang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan potong lintang (cross-sectional). Populasi berjumlah 52 perawat dengan teknik total sampling; sebanyak 51 data lengkap dianalisis. Beban kerja diukur menggunakan kuesioner terstruktur modifikasi NASA-TLX, sedangkan kepatuhan dinilai menggunakan lembar observasi berbentuk daftar tilik berbasis enam sasaran keselamatan pasien. Analisis hubungan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 52,9% responden memiliki beban kerja sedang dan 62,7% termasuk kategori tidak patuh atau kurang. Uji korelasi Spearman memperoleh nilai r = -0,644 dengan p < 0,001, menunjukkan hubungan negatif yang kuat. Disimpulkan bahwa semakin tinggi beban kerja perawat, semakin rendah kepatuhannya dalam penerapan keselamatan pasien. Rumah sakit perlu menata beban kerja, memperkuat pengawasan, dan menilai kepatuhan perawat secara berkala guna mendukung budaya keselamatan pasien yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026