Kanker serviks merupakan salah satu masalah kesehatan perempuan yang masih memerlukan perhatian, terutama melalui upaya deteksi dini. Pengetahuan tentang kanker serviks dapat berkaitan dengan perilaku perempuan dalam melakukan pemeriksaan Pap smear, tetapi pengetahuan yang baik belum tentu diikuti tindakan pemeriksaan. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan ibu tentang kanker serviks dengan perilaku pemeriksaan Pap smear pada ibu usia 35–60 tahun di wilayah kerja Puskesmas Pagar Agung Kabupaten Lahat. Metode penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 66 ibu usia 35–60 tahun yang dipilih dengan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan riwayat pemeriksaan Pap smear. Instrumen pengetahuan terdiri atas 20 butir pertanyaan dengan skor 0–20, telah melalui uji validitas dan reliabilitas dengan Cronbach’s alpha 0,82. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Chi-Square dan Fisher’s Exact Test dengan α=0,05. Hasil sebanyak 39 responden (59,1%) memiliki pengetahuan baik dan 56 responden (84,8%) belum pernah melakukan Pap smear. Pendidikan berhubungan dengan pengetahuan tentang kanker serviks (p=0,036), sedangkan pekerjaan tidak berhubungan (p=0,145). Pendapatan tidak berhubungan dengan perilaku Pap smear (p=0,306). Pengetahuan berhubungan secara bermakna dengan perilaku pemeriksaan Pap smear (p=0,004). Simpulan pengetahuan tentang kanker serviks berhubungan dengan perilaku pemeriksaan Pap smear. Peningkatan pengetahuan perlu disertai promosi kesehatan, konseling, dukungan, dan kemudahan akses pemeriksaan untuk meningkatkan deteksi dini kanker serviks.
Copyrights © 2026