Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi dan kerjasama tim terhadap kinerja karyawan pada PT. Delta Pasific Indotuna, khususnya pada bagian labelling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat asosiatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh karyawan bagian labelling yang berjumlah 53 orang. Karena jumlah populasi relatif kecil, seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 30 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 2,088; sig. = 0,042), sedangkan kerjasama tim juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,198; sig. = 0,002). Secara simultan, komunikasi dan kerjasama tim berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F sebesar 144,225 dan tingkat signifikansi < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,846 menunjukkan bahwa 84,6% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh komunikasi dan kerjasama tim, sementara 15,4% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan pada bagian labelling perusahaan industri pengolahan hasil perikanan.
Copyrights © 2025