Treesje Imran
Sekolah Tinggi Bisnis dan Manajemen Dua Saudara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi dan Kerjasama Tim terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Delta Pasific Indotuna Jecklin Fiorinny Angelique Nada; Treesje Imran; Stephanie Mervin Tooy; Oktaviani Ramenusa
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v3i2.2524

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi dan kerjasama tim terhadap kinerja karyawan pada PT. Delta Pasific Indotuna, khususnya pada bagian labelling. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sifat asosiatif. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner kepada seluruh karyawan bagian labelling yang berjumlah 53 orang. Karena jumlah populasi relatif kecil, seluruh anggota populasi digunakan sebagai sampel melalui teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 30 melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 2,088; sig. = 0,042), sedangkan kerjasama tim juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,198; sig. = 0,002). Secara simultan, komunikasi dan kerjasama tim berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai F sebesar 144,225 dan tingkat signifikansi < 0,001. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,846 menunjukkan bahwa 84,6% variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh komunikasi dan kerjasama tim, sementara 15,4% sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menegaskan pentingnya keterbukaan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam meningkatkan efektivitas kerja karyawan pada bagian labelling perusahaan industri pengolahan hasil perikanan.
Pengaruh Lingkungan Internal dan Lingkungan Eksternal terhadap Kinerja Karyawan PT. Pasific Tuna Mandiri Paulina Kansil; Oktaviani Ramenusa; Oktafiane Runtukahu; Treesje Imran
Journal of Accounting, Management, Economics, and Business (ANALYSIS) Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Edupedia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/analysis.v3i2.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan internal dan lingkungan eksternal, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kinerja karyawan PT. Pasific Tuna Mandiri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Populasi berjumlah 100 karyawan dan sampel 50 responden ditentukan dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 10%. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert. Variabel lingkungan internal diukur melalui sumber daya manusia, budaya organisasi, dan struktur organisasi; lingkungan eksternal melalui ekonomi, teknologi, dan kebijakan pemerintah daerah; sedangkan kinerja karyawan melalui hasil kerja, pengetahuan pekerjaan, dan inisiatif. Analisis menggunakan SPSS dengan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Seluruh item instrumen valid dan reliabel. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 3,218 + 0,565X1 + 0,388X2 + e. Lingkungan internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 3,762), demikian pula lingkungan eksternal (t = 2,636). Secara simultan kedua variabel berpengaruh signifikan (F = 719,973). Nilai R² sebesar 0,968 menunjukkan bahwa 96,8% variasi kinerja karyawan dijelaskan oleh lingkungan internal dan eksternal. Penelitian mengintegrasikan faktor lingkungan internal dan eksternal dalam satu model empiris pada konteks industri pengolahan tuna di Kota Bitung, sehingga memberikan gambaran simultan mengenai faktor organisasi dan dinamika eksternal yang terkait dengan kinerja karyawan. Temuan dapat digunakan manajemen perusahaan pengolahan perikanan sebagai dasar memperkuat kondisi internal organisasi sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap perubahan ekonomi, teknologi, kebijakan, dan persaingan.